Rabu, 04 Januari 2017

Yesus Peduli


Hellow my friends.. nih blog pertama kali di tahun 2017!!
Seperti biasa aku membaca alkitab dan mencoba untuk merenungkannya. Suatu ketika, aku membaca Kitab Bilangan pasal 12.

12:1. Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.
12:2 Kata mereka: "Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada TUHAN.
12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.

12:4. Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: "Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan." Maka keluarlah mereka bertiga.
12:5 Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya.
12:6 Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.
12:7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.
12:8 Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
12:9 Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.

12:10. Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!
12:11 Lalu kata Harun kepada Musa: "Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami.
12:12 Janganlah kiranya dibiarkan dia sebagai anak gugur, yang pada waktu keluar dari kandungan ibunya sudah setengah busuk dagingnya."
12:13 Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."
12:14 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sekiranya ayahnya meludahi mukanya, tidakkah ia mendapat malu selama tujuh hari? Biarlah dia selama tujuh hari dikucilkan ke luar tempat perkemahan, kemudian bolehlah ia diterima kembali."
12:15 Jadi dikucilkanlah Miryam ke luar tempat perkemahan tujuh hari lamanya, dan bangsa itu tidak berangkat sebelum Miryam diterima kembali.
12:16 Kemudian berangkatlah mereka dari Hazerot dan berkemah di padang gurun Paran.

Udah baca? Apa yang kalian dapat?
Tuhan yang empunya segalanya. Tuhan tidak akan pernah tinggal diam saat anakNya dikucilkan. Siapa sih yang dapat melawan, saat kita bersama Tuhan. Dalam menghadapi apa pun, marilah kita bersabar dan berdoa. Tuhan pasti ada buat kita. Dimana saat kita tak sanggup, di situlah tangan Tuhan bekerja. Jangan pernah berhenti tuk berharap padaNya.

Yang sekarang lagi sakit, jangan putus asa untuk menjalani hidup ini. Meskipun dokter sudah angkat tangan, mujizat Tuhan masih ada. Percaya dan berdoa, mujizat itu nyata. Tuhan mengerti semua persoalan yang kita hadapi. Masih banyak orang yang sayang sama kalian. Dengan bilur-bilur darah Yesus, semua sakit penyakit disembuhkan! Amin..

Happy new year yaa.. (gapapa lah telah sedikit). Semoga di tahun yang baru ini, kita dapat menjadi lebih baik. Semoga tahun 2017 dipenuhi dengan hadirat Tuhan. Segala harapan dan cita-cia kita raih dalam nama Yesus.